13 April 2008
April 8, 2008Sebenarnya, saya orang yang malas mengurus hal -hal yang berhubungan dengan birokrasi. Rasanya selalu jelimet sekali, dan barangkali saya merasa bahwa hal itu belum begitu penting. Misalnya, membuat KTP. Saya malas sekali membuat KTP Bandung, padahal saya sudah lama menjadi peduduk sini. Hehe, masih beruntung saya tidak dianggap warga ilegal
Tapi pembahasan tentang KTP saya itu dan insidennya, nanti saja.
Dan beginilah. Di saat -saat seperti inilah saya menyadari bahwa KTP itu harus segera dibuat. KTP Bandung maksudnya.
Tanggal 13 April 2008, adalah momentum pemilihan Gubernur Jawa Barat. Dan untuk menjadi pemilih, kita harus mempunyai KTP sebagai tanda bahwa kita benar -benar warga Indonesia. Kalau tinggal di Bandung, KTP-nya ya Bandung. Kalau tidak, maka memilihnya di daerah yang tercantum dalam KTP-nya itu.
Saya juga insya Alloh akan ikut memilih. Saya tak bisa menjadi Golput (tidak memilih). Saya ingin mempergunakan hak saya. Suara saya hanya satu, dan barangkali tidak akan berpengaruh banyak. Tapi, setidaknya saya sudah berusaha memilih dengan bebas tanpa pengaruh dari pihak lain.
KIta, butuh seorang pemimpin. Memang benar, bahwa momen -momen seperti ini rakyatlah yang biasanya menjadi korban. Saat kampanye, rakyat dibujuk rayu dengan program -program kerja yang melangit. Tapi setelah semua pesta ini selesai dan sang pembujuk itu naik tahta, maka semua yang dijanjikannya tidak sesuai kenyataan.
Sulit memang. Tapi menjadi golput juga bukan solusi. JIka saya tak memilih -walaupun belum tentu saya memilih orang yang betul -betul baik, maka justru saya membiarkan kekuasaan jatuh lagi pada orang yang berdasarkan pengalaman, ternyata tidak kompeten. Walaupun bukan jaminan bahwa orang yang saya pilih itu akan memberikan masa depan yang lebih baik bagi rakyat Jawa Barat, tapi setidaknya itulah usaha saya; mencari pemimpin yang terbaik dari yang telah ada. Meskipun mereka tak sempurna, tapi pasti ada yang lebih baik.
Dan, saya bukanlah orang yang mempercayai para calon pemimpin itu dengan taklid buta. Seandainya nanti apa yang mereka perjuangkan tidak sesuai dengan prinsip saya lagi, maka tentu saya akan mencari yang lebih baik lagi. Akan tetap berjuang dengan optimisme tentu saja. Insya Alloh.
Mudah -mudahan kita diberikan yang terbaik, selalu.
O iya, tanggal 13 juga ada momen lain. Yaitu kopdar rutin batagor. Rencananya akan dilaksanakan di Tegal Lega. Tapi, waktu dan acara mendetailnya belum dikonfirmasi. Silakan datang. Rekan -rekan bisa terus memantaunya dari situs resminya, atau dari aki herry.
Mohon maap, tentunya saya tak bisa ikut berpartisipasi di kopdar itu. Karena saya pulang untuk mencoblos ^_^



April 8, 2008 pada 2:36 am
~GaPunyaKTPTapiPunyaSIM
April 8, 2008 pada 2:40 am
emang ada yakkk taqlid ga buta? ^_^
April 8, 2008 pada 2:59 am
-Lee-
yah, Lee kan masi mahasiswa. Dulu sya hanya mengandalkan KTM sahaja
-hafez-
iya deh iya…
April 8, 2008 pada 3:33 am
saya gak punya ktp…
selamat memilih
April 8, 2008 pada 4:02 am
ahhhh soal pilkadal ini, pas pulang dr garut-cipanas via tasik, kecegat kampanye salah satu cagub di kabupaten tasik. sampe 2 jam !!! dan akhirnya ga jadi deh, mborong mukenah bordir, baju koko, dan gamis >_<
tp ngeliat dr dekat ulah ara simpatisan itu. kok jd kasian sekaligus mangkel sama cagubnya.
para simpatisan itu, berani bertaruh, ga gitu ngerti ttg program2nya cagub. mereka ga kritis dan cuma kena histeria sesaat aja. bayangkan, ibu2 bawa bayi dan waktu itu jam 10.30-12an. puanasssss !!! mereka naek bak pikap, bak truk. anak2 kecil. astaga !!! bisa ngebayangin ga sih, betapa panas spt itu sungguh membuat menderita bayi2 dan anak2.
wajah2 mrk sampe merah2 -item2 gosong gt. dan ibu2 itu ikut2an teriak histeris pas ada helikopter lewat sebar2 sampah -selebaran kampanye- dr atas heli.
intinya, itu br kampanye satu daerah, dlm satu hari. pdhl jawa barat kan luas bgt. berapa milyar yg dipake utk sampah2 visual dan pemborosan bensin, tenaga, obat (kl smp ada yg sakit), dll ???
untung jangka pendek, ada bbrp yg ketiban sampur. misal tukang sablon kaos dan pekerja cetak. juga artis dangdut kampung dan pejual jajanan.
tapi jangka panjang ??? apa sih yang didapat ??
gimana kalo dana 1 milyar buat beasiswa anak2 di pedesaan jabar ?? ato buat renovasi gd. sekolah ?? ato nyubsidi kaum marginal yg sakit ???
jadi, sistem pilkadal yg skrg belum sempurna. mana di jateng juga lg kampanye pilkadal. dan td baca di koran lokal, jogja juga mo pilkadal, september nanti.
ooooooooohhhh tidakkkkkkkkkk !!!!!
pemborosannnnnnnnnnn !!!!
saya golput aja !!! (udah brp kali golput ya ??? hehehe. kayaknya baru nyoblos yg bener, baru satu kali).
tapi utk teh mina, istikharoh dulu. bener, jgn sampe amanah jatuh ke orang yg salah (walo kl itu yg tjd, mnrtku yg salah adl sistemnya).
liat foto2 narsis para cagub itu, mo muntah saya….
ga jelas, konsep mrk ngiklanin diri tuh apa. jd pemimpin itu mereka kayaknya ga sadar, bhw mrk adl pelayan rakyat.
eh sori teteh, jd puanjang begini^^
curhat sih….. ^0^
April 8, 2008 pada 8:24 am
diriku jg blom ngurus ktp yg lenyap karna kemalingann
April 8, 2008 pada 10:41 am
Saya pun ga punya KTP Cirebon.. Jadi gak ikut milih..
Tapi apapun itu, semoga cagub yg terpilih nanti benar2 manusia dan bukan sekedar ngaku-ngaku manusia..
April 8, 2008 pada 1:28 pm
hoh…
femilihan ya? saia malah ndak ikodh, soale mesti njaga warnedh waktu itu……
lagifula, saia suka sama kartu femilihnya, jadi darifada dikembalikeun, ya saia simfen sendiri. khan mayan tuh? ndak ada yang funya……
April 8, 2008 pada 3:29 pm
Mau ikut tapi telat apply kartu pemilih…..
sedihnya…
April 9, 2008 pada 2:16 am
huhuhu
jadi malu nggak pernah ikut yang beginian
April 9, 2008 pada 5:40 am
KTP saya yang baru sudah jadi, tapi masih belum bisa dikirim
April 9, 2008 pada 1:07 pm
semogah 13 nanti bukan angka siyal ya mbaks… hihihihi
April 9, 2008 pada 1:49 pm
Pilih pemimpin yang memberi jawa barat akses untuk membuka youtube, rapidshare, multiply, dan myspace… hehehhe
April 11, 2008 pada 1:46 am
assalamualaikum
salam kenal dari tangerang
arif
http://arifrahmanlubis.wordpress.com/
April 12, 2008 pada 5:30 am
Saya golput
April 13, 2008 pada 3:55 am
daku lahir di prabumulih, besar di jogja, keluarga di jakarta semua, tapi… KTPku KLATEN! huhuhu….
April 15, 2008 pada 4:10 am
Hmm KTP …
yes … kertas simple … tapi kadang power full …
(and costly juga kadang …
Hai .. saya datang lagi
April 15, 2008 pada 6:44 am
Gol put penghianat bangsa….
Kalo Milih berdosa…
pilih mana hayoo…
April 15, 2008 pada 12:38 pm
salam kenal ya, rame bgt disini,
numpang mmpir ya..d tunggu mmpir balik k http://nung.wordpress.com
add link jga ya..
tks
April 17, 2008 pada 1:46 am
–semuanya–
thanks all atas responnya. Meskipun sebagian focus pada ka-te-pe nya
ya, soal KTP ini, kalau sudah kerja baru terasa pentingnya lho. Dulu saya selalu cuek aja karena berbekal KTM pun sudah cukup. Tapi kalau sudah kerja, beda lagi.
Kondisi indon sekarang ini serba sulit. Tapi golput juga bukan solusi kan? Terutama dalam tatanan politik dan demokrasi. Saya tak hanya ingin berkoar –koar saja mengenai kondisi politik dan system pemerintahan yang ada, tanpa action yang jelas mengenai solusinya.
Memperbaiki kondisi masyarakat, jelas itu sangat penting. Namun bagaimana semua itu bisa diperbaiki kalau pemimpin yang ada masih suka korupsi dan yeah, kita semua bagaimana watak para pemimpin kita sekarang.
Jadi, bermula dari me milih pemimpin yang baiklah kita bisa memperbaiki masyarakat secara menyeluruh. Karena walaupun misalnya kita ingin menggratiskan dana sekolah, banyak anggaran yang sudah direncanakan, tapi sampai di tangan para petinggi dan pejabat yang mengatur semua itu dalam tatanan birokrasi, kadang tak sampai pada tujuan bukan? Jadinya, kita harus memilih. Semoga saja, kita memilih seseorang yang baik. Kalau pun tidak, setidaknya kita telah berusaha, dan kita tak kan berdosa karenanya. Percayalah.
But anyway, smua kembali ke kita masing –masing. Semua punya pilihan dengan alasan –alasannya sendiri tentunya.
Semangat buat semua !!!
–Arifrahman, nung—
waalaikumsalam
salam kenal juga ya ^_^
silakan di link blog saya. Makasih udah mampir ya