Wanita cantik
September 20, 2007Dunia penuh dengan wanita cantik. Karena katanya, wanita itu adalah perhiasan dunia.
Wanita cantik itu yang bagaimana sih?
Kulitnya putih?
Senyumnya memikat?
Tinggi –langsing?
Atau yang seperti Miss Universe?
Pada tatanan usia –usia muda, para wanita cantik bisa “mengekspresikan” dirinya melalui fisik. Apapun bisa didapat; materi, ketenaran, dan seluruh unsur –unsur duniawi yang bersifat fana.
Pada saat anda memiliki wajah seperti ini dengan usia muda yang memikat :
Anda boleh berbangga karena dunia pun dapat bertekuk lutut sebagaimana tunduknya Julius Caesar pada Cleopatra.
Tapi, jika fisik anda sudah seperti ini:
Apa yang bisa dibanggakan selain kebaikan hati dan kebesaran jiwa?
Tak ada yang abadi. Wanita cantik pun pasti akan menjadi tua. Tapi jika hati para wanita itupun cantik, maka merka akan tetap dicintai bahkan sampai mereka tiada lagi di dunia.
Kecantikan bukan pada wajah, melainkan cahaya dari dalam hati [anonim].




September 21, 2007 pada 1:37 am
Cantik/Cakep itu pesonal, kalo buat Ma sih,,
berhubung yang biasanya Ma bilang cantik/cakep itu biasanya menurut orang lain biasa aja,,
lagian, kan cuma 1/2 senti!!
*argumen anak FK yang lagi stress*
September 21, 2007 pada 2:19 am
Setuju sama Ma… Cantik itu penilaian personal… Dak mesti sama untuk tiap individu…
*curiga ON*
Ada yang bilang kalau Bu Mina cantik ya?
September 21, 2007 pada 9:04 am
Hehehe… Yang namanya Cantik itu ya penilaian pribadi…
Sulit menilai kecantikan secara Objektif…
September 21, 2007 pada 1:37 pm
kalau kepribadian dan tingkah lakunya baik, itu baru namanya cantik. IMO lho…
September 23, 2007 pada 6:37 am
@Ma
iya, itu betul sekali.
he? kenapa neng?
@suandana
kok curiga?
curigaan ya? ya iyalah saya pasti dibilang cantik, masa tampan sih…
@marshall
hm, oya? bukankah cantik itu sebetulnya dari dalam hati?
@ck
setuju!
September 23, 2007 pada 6:49 am
walau basi tapi masih te2b penting buat saya
cantik itu lbh baik hati drpd cantik fisik
September 25, 2007 pada 7:05 am
setuju!!!
*acungi seratus jempol*
September 26, 2007 pada 9:49 am
C@ntix itu banyak …………..
Ada mobil antik ada mobil cantik
Ada juga nomor cantik
Pokoke…yang indah dihadapan manusia
itu mungkin yang dikatakan cantik
September 28, 2007 pada 4:37 am
Kalo saya bilang, “Saya cantik”, kira-kira ada yang setuju nggak?
*ditimpuk massa karena nyamfah*
*serius mode on*
Setuju buanget kalo kecantikan hati itu lebih mulia daripada cantik fisik. Barangkali yang dibutuhkan para wanita adalah ketegasan bahwa tanpa bondo bodi seksi dan kulit putih pun mereka masih bisa bertahan hidup (feminis ‘kali ya saya?)
September 28, 2007 pada 4:37 am
BTW, salam kenal.
September 29, 2007 pada 8:09 am
@14N
hanya yang terlihat dihadapan manusia?
hanya yang terlihat indah?
hm….
@Nanas
hm..saya belum bertemu nona nanas, tapi saya yakin kalo anda itu amat cantik..
Iya, salam kenal juga. Eh, bukan blogger ya?
siapa ya?
Oktober 1, 2007 pada 4:09 pm
huehehehe
Oktober 3, 2007 pada 6:20 am
cantik fisik dinikmati mata … cantik hati “dinikmati” hati …
tapi ingat jangan minder lalu bersembunyi si balik kata inner-beauty … sehingga merusak arti quote yg terakhir itu …
Oktober 23, 2007 pada 10:13 am
kadang kita selalu melihat fisik….
dan mengabaikan inner personality…
jangan terlalu terpesona dengan keindahan sesaat
lihatlah pesona yg lebih hakiki….Inner beauty..
Oktober 25, 2007 pada 6:17 am
ehm.. mirip ky buah duren ato kesemek deh (dan msh byk yg laen lagi..)
g enak bgt kan dilihat? yg satu duri2, yg satu g jelas gt, yg laen g tau gmn lg bentuknya. tp knp buuaanyaaak bgt org yg tetep suka? ya itu karena “isi”-nya. stiap mreka2 itu g lg peduli “kulit” tp udh terlena sm “isi”.
nah.. kl si-wanita pny “isi” (pikiran, hati, pekerti, dll) yg luar biasa, seperti apapun “kulit”nya, stiap org psti akn slalu berkata dia cantik dan indah dan menawan dan baik dan lain dan sebagainya.. gitu..
yak..jd bgitu itu mnurut saya..kl ad kata mohon dimaafkan..
Oktober 25, 2007 pada 8:59 am
mudah-mudahan dapet istri yang cantik segalanya… fisiknya, imannya, hatinya…dan yang lainnya… Amiin… duh senangnya kalau terkabul…
yang penting ngaca dulu nih.. huehue… ndak mungkin khan abu jahal mendapatkan aisyah..? wakaka…
Nopember 26, 2007 pada 2:43 pm
Bagi saya cantik itu dari innnnner beautynya cho………..y!!!!!
Bener g seh!
Nopember 27, 2007 pada 2:55 am
—iseng doang–
hehe juga
—teh jurig—
he-eh juga ya teh XD.
—abusyafiq—
makasih. memang begitulah
—ama—
memang gitu. iya gpp ama. saya juga mohon dimaafkan ya
—heri setiawan—
amin. lha ini doa orang bujangan pasti gitu ya
*ditimpuk*
—mas joko—
bener mas !!!
Desember 15, 2007 pada 10:45 am
Kalau cantik hatinya
Insya Alloh, tampilan luarnya, juga sejuk dipandang
tak lapuk akan usia
Desember 15, 2007 pada 3:27 pm
“Obachan ga ta itta:
All women’re equally beautiful”
Beda aspek aja, tapi diciptakan sama…
Desember 16, 2007 pada 3:44 am
cantik..
ingin rasa hati berbisik
Untuk melepas keresaahaan… diriimuu…
cantik…
bukan ku ingin mengganggumu
tapi apa arti merinduu.. selaaluu..
Oooo..
walau mentari terbit di uuutaaaraaa …
hatiku hanya untukmuuuuuuuu….
*dimasu yang lagi semangat nyanyi lagu kahitna* XD
Desember 17, 2007 pada 3:45 am
–kakanda–
betul, mas ^_^
–tendo soji–
quote yang bagus banget ! XD
*catet
–dimasu–
lha, jadi nyanyi
senang kahitna ya ?
*nyanyi keroncong*
Desember 26, 2007 pada 5:59 am
mbak, saya minta ijijn untuk ambil foto nenek itu ya…
soalnya fotonya cocok dengan isi blog saya…
bolehkan?
terima kasih…
Desember 28, 2007 pada 5:53 am
cantik fisik, diimbangi cantik hati
itu baru afdhol…..
Maret 13, 2008 pada 1:00 pm
bicara cantik ya pasti fisik
karena itulah yang pertama kali dilihat mata lahir
….
relatif dan proporsional sajalah
…
Maret 26, 2008 pada 12:27 pm
kecantikan memeng bukan segalanya kerena ia hanya sementara, tetapi ketulusan hati bisa abadi dengan kita menjaga diri…..ok
Maret 28, 2008 pada 5:49 pm
Berupaya untuk tampil cantik itu baik. Tapi berpikir bahwa itu adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan pujian ataupun cinta sejati dari seorang laki-laki adalah salaaah.
Maret 29, 2008 pada 2:56 am
–semuanya-
cantik memang relatif, klo diliat nya dari segi fisik.
jadi memang yang di dalam itulah yang lebih penting.
silakan baca yang tulisan berdandan..itu seperti hal hal kecil yang tak boleh dilupakan wanita meskipun kecantikan fisik bukan segalanya.
seimbang, ya betul.
semua setuju bukan?