Pahlawanku

April 22, 2008

Ada para pahlawan yang tak pernah tercatat dalam sejarah, atau tertulis dengan tinta emas dan berbagai penghargaan bintang jasa. Bahkan, tak pernah diberikan tundukan kepala mengheningkan cipta dalam upacara bendera.

 

Ada para pahlawan yang hidup dalam hati kita saja, bersemayam dengan indahnya.

 

Baca entri selengkapnya »


Not All About Me

April 19, 2008

Chain?

Apa itu ya ?

Emi mengatakan kalo itu semacam PR yang mesti dikerjakan secara berantai oleh orang -orang yang disebutkan. Yah, pokoknya semacam itulah. Gak terlalu mutu mendefinisikannya.

Mina baru pertama kali kena chain ini. Sewaktu baca postingan emi, ternyata di bawahnya ada nama saya. Sadar kesummon waktu buka dasbor dan ada incoming links baru dari blog-nya Emi. Ternyata saya jadi punya PR ! Zazi juga kena rupanya, dan melakukannya.

Tapi sebenarnya ini, tidak menjelaskan all about me. Ini hanya sebagian saja. Kalau yang lengkap, ya tentu saja di Curriculum Vitae. Tapi karena bahasa inggris mina masih acakadut, jadi versi bahasa indonesia saja. Dan ini yang sedang dialami saat ini.

Mau tau? :mrgreen:

Baca entri selengkapnya »


Dugem dan Orang Aneh

April 16, 2008

Ini hanyalah obrolan biasa dua orang perempuan yang bertemu di sebuah bis antar kota. Saya dan Amilia (bukan nama sebenarnya). Meskipun baru bertemu beberapa menit, tapi Amilia itu sangat asik orangnya. Ceria, ramah, dan agak cuek. Jadi kita pun masuk dalam pembicaraan yang tak ada henti –hentinya sampai turun dari bis.

 

Amilia, seorang mahasiswi muda di sebuah universitas swasta di Tangerang. Cantik dan sangat gaul. Awalnya obrolan kita biasa saja; mulai dari asal sekolah, kuliah, rumah, dan hal –hal semacam itulah. Sampai pada sebuah pembicaraan yang amat penting.

 

Berikut ini adalah cuplikannya yang sudah saya ringkas agar tidak terlalu panjang.

Baca entri selengkapnya »


13 April 2008

April 8, 2008

Sebenarnya, saya orang yang malas mengurus hal -hal yang berhubungan dengan birokrasi. Rasanya selalu jelimet sekali, dan barangkali saya merasa bahwa hal itu belum begitu penting. Misalnya, membuat KTP. Saya malas sekali membuat KTP Bandung, padahal saya sudah lama menjadi peduduk sini. Hehe, masih beruntung saya tidak dianggap warga ilegal :mrgreen:

Baca entri selengkapnya »


Learn to talk Javanese

April 1, 2008

“Manusia diciptakan dalam berbagai suku, bangsa, dan berbeda –beda bahasanya dengan keindahan hakiki supaya saling kenal mengenal [dikutip dari ayat Al-Qur’an]

 

Sewaktu saya masih kerja di eks kampus saya, di Languange Learning Resource Center atau bahasa keren nya Pusat Bahasa, diadakan sebuah survey pada para mahasiswa mengenai pilihan kursus bahasa yang diinginkan. Dan saat saya baca hasilnya, saya tertawa tak tertahankan karena banyak pilihan yang ngaco adanya. Waktu itu, memang diberikan batasan jenis bahasa pilihan, tapi dengan adanya option lain –lain yang lebih dari satu, maka ke –ngaco-an itupun tak tertahankan.

 

Sekitar 80% mahasiswa responden itu memilih bahasa –bahasa asing yang sudah populer seperti bahasa Inggris, Jepang. Mandarin dan Perancis. Dan sisanya, amat ngaco. Ada yang memilih Bahasa Semut, Bahasa Sansakerta, Bahasa Urdu, Bahasa Sunda, Bahasa Jawa, dan bahasa –bahasa lainnya !

 

Seandainya saya diberi pilihan itu sekarang, saya akan memilih BAHASA JAWA !!!

Karena saat ini, saya sedang semangat belajar bahasa jawa. Learn to talk Japanese Javanese Hehe.

Baca entri selengkapnya »


balik kanan.

Maret 31, 2008

palestine-wallboy.jpg

“Apa yang bisa kuingat lagi sekarang ?”

Baca entri selengkapnya »


Belanja di bandung

Maret 28, 2008

Dalam kamus pribadi yang saya pahami, belanja sama dengan transaksi jual beli. Dimana terjadi kesepatakan antara penjual dan pembeli mengenai harga suatu barang, lalu terjadilah transaksi. Kita mendapatkan barang, penjual mendapatkan uang.

Sejatinya, kita membeli suatu barang karena kita membutuhkannya. Namun kadangkala, hanya karena keinginan (wants) – dan ditunjang dengan kemampuan finansial, kita membeli barang yang sebenarnya tidak kita butuhkan. Di sini, berbenturanlah antara needs dan wants. Keinginan dan kebutuhan.

Baca entri selengkapnya »


Ta’awun

Maret 25, 2008

Setelah membahas tema ini, “taawun”, bersama kawan -kawan waktu itu,  kebetulan saya menemukan banyak hal yang berhubungan dengan ta’awun di dunia maya. Ta’awun, dapat diartikan sebagai “tolong menolong dalam kebaikan” berasal dari bahasa arab.

Diantaranya, tentang kepedulian pada orang -orang miskin sehingga mereka tak lagi dapat makan dengan mudah. Dan juga, orang -orang yang kadang terlupakan oleh kita, orang-orang yang tinggal di pinggiran kota, terjerat dalam kemiskinan. Sehingga muncul kepedulian untuk membantunya.

Kadang, saya berpikir, sungguh saya ini adalah orang yang tak pandai bersyukur.

Bersyukur, bahwa saat ini, kita -kumpulan para blogger, mengenal dunia maya dan bisa berjam -jam duduk netting. Bahwa kita menjadi bagian dari orang -orang yang memahami teknologi. Sedangkan orang lain, untuk makan saja sangat susah. Mungkin mereka bahkan tak mengenal apa itu internet. Karena teknologi itu mahal. Tak terjangkau untuk orang -orang tertentu.

Apa ya, yang ada dalam pikiran orang -orang tersebut, yang makan saja sulit dan rumah pun tak layak huni. Mungkin, dan tentu saja, mereka telah berjuang lebih keras untuk hidupnya. Kita juga, harus berjuang lebih keras untuk hidup kita.

Sekedar mengingatkan lagi kampanye batagor untuk acara bedah rumah, yang selengkapnya bisa dilihat di sini atau di sini. Lengkap dengan informasi donasinya. Kegiatan ini, menurut rencana, dimulai tanggal 30 Maret 2008.  Kontak person bisa pada aki herry di o81320493493.

Walaupun sedikit, ingin sekali berpartisipasi.

Terima kasih.


Antimo

Maret 24, 2008

Aki herry & Debe: “antimo! Antimo!”

Mina: “engga usah lah. Mina kuat lho, ga pernah mabuk” 8)

Setengah sadar dan tidak, saya sampai di Jogja. Alhamdulillah.

Seperti biasa, dalam acara kopdar, saya tak pernah foto –foto.

Baca entri selengkapnya »


Anak -anakku

Maret 14, 2008

anak-3.jpg

 Apa yang bisa kita pikirkan tentang makhluk  mungil ini, dan apa yang kerap memenuhi pikiran mereka saat melihat orang dewasa? Apakah hanya imajinasi yang meloncat menembus kesadaran kita, dan mereka sanggup memvisualisasikan apa yang tak pernah kita bayangkan dengan cara mereka sendiri yang unik? 

Dan kitapun, sebenarnya memiliki semua itu dulu –dulu sekali, yang telah jauh kita tinggalkan karena kita merasa bahwa kita telah dewasa sehingga harus berpikir lebih logis dan realistis. Kita telah banyak melupakan apa yang kita pikirkan saat masih kanak –kanak. 

Saat ini, dalam perjuangan keras kehidupan aku banyak belajar dari mereka. Bahwa dalam dunia dan pemikiran mereka banyak hal yang indah. Yang bahkan bisa melambungkan semua imajinasiku mengenai kebahagiaan menjadi seorang perempuan. 

Aku bersyukur, masih bisa melihat tawa dan kebahagiaan anak –anak Indonesia di sini. Membuatku merasa ingin tetap bertahan, dan terus hidup untuk membuat dunia yang lebih baik bagi tempat tinggal mereka. Sebab merekalah yang nanti akan menjadi penerus peradaban kita. Di suatu masa, di masa depan nanti… 

Aku bersyukur. Sebab di dunia ini, masih ada anak –anak yang bisa tersenyum bahagia dengan bebasnya sambil berlari –lari dan memanggil namaku, “ibuuu…ibu…”.

Karena  di bagian dunia yang lain, ada anak –anak yang tak seberuntung itu. Yang mereka lihat hanya kematian, tangis, darah, dan peperangan. Masa –masa indah mereka telah dirampas dengan paksa. 

Anak –anakku yang baik,

Kalian bukan anak –anakku,

Bukan juga anak –anak orang tua kalian

Tetapi kalian adalah milik peradaban.

Kalian akan melesat jauh meninggalkan kami dengan dunia kalian sendiri, yang tak kan pernah bisa kami jangkau.

(terinspirasi dari kutipan Kahlil Gibran).